Tenaga Pengajar

Saat ini jumlah tenaga pengajar di Pondok Pesantren Modern Al-Mizan  berjumlah 80 guru, ditambah  2 (satu) orang pegawai TU, 2 (dua) laboran, serta 1 (satu) pustakawan.

Tenaga pengajar materi pesantren adalah alumni Pondok Pesantren Modern Al-Mizan, Daarussalam Gontor, Pondok-pondok Salafi, secara garis besar seluruh pengajar di Pesantren Modern Al-Mizan adalah mereka yang telah atau sedang melaksanakan studi S1 di STAI/STIE La Tansa Mashiro Rangasbitung, Institut Studi Islam Daarussalam (ISID) Gontor, IPB Bogor, UIN, STKIP dan lain sebagainya

Fungsi guru Pondok Pesantren Modern AL-Mizan ada dua macam; fungsi formal-akademik, yaitu kedudukan guru sebagai tenaga pendidik  dan fungsi organisasi. Dalam konteks fungsi organisasi, setiap guru Pondok Pesantren Modern AL-Mizan (tak terkecuali) berperan aktif dalam organisasi dan kepanitian internal pesantren. Sehingga setiap guru memiliki tanggungjawab ajar dan asuh terhadap seluruh santri. Tugas ajar di dalam kelas, dan tugas asuh di dalam organisasi

Semua guru Pondok Pesantren Modern AL-Mizan berdomisili di dalam komplek pesantren, tidak diperbolehkan untuk tinggal di luar asrama komplek pondok pesantren. Hal ini, agar setiap guru dapat melaksanakan tugas ajar dan tugas asuhnya secara maksimal, karena setiap hari mereka selalu berada di tengah-tengah santri.

Untuk menjaga stabilitas proses belajar mengajar , maka guru Pondok Pesantren Modern AL-Mizan yang berhalangan untuk mengajar karena alasan-alasan yang telah ditentukan oleh pemimpin pesantren seperti sakit, keperluan kelaurga, atau ada tugas dari pesantren  maka, harus melewati prosedur perizinan yang resmi. Yaitu meminta izin kepada direktur TMI, selanjutnya Direktur TMI memberikan instruksi kepada staffnya untuk menentukan penggantinya. Setiap guru yang berhalangan mengajar diwajibkan memberikan tugas untuk kelas yang ia ajar. Dengan mekanisme perizinan seperti ini, kekosongan kelas pada saat KBM berlangsung dapat diantisipasi, sehingga KBM berjalan dengan lancar. “Kekosongan kelas adalah dosa besar”, demikian Mottonya