Panca Jangka Pondok

Panca Jangka menjadi arah dan panduan untuk mewujudkan upaya pengembangan dan kemajuan Pondok Pesantren Modern Al-Mizan dalam jangka panjang.

Adapun Panca Jangka itu meliputi bidang-bidang berikut :

1. Pendidikan dan Pengajaran

Maksud jangka ini adalah berusaha secara maksimal untuk meningkatkan dan menyempurnakan pendidikan dan pengajaran di Pondok Pesantren Modern Al-Mizan. Usaha ini tercatat dalam sejarah perjalanan Pondok ini yang dimulai dengan pendirian Pondok Pesantren Modern Al-Mizan pada tahun 1993 dengan sistem TMI dan kedinasan, pendirian Kampus 2 putri pada tahun 2012, dan pendirian Kampus 3 Program Tahfidzul Qur'an pada tahun 2019. Pada bidang ini, TMI punya peran utama dalam menjalankan sistem dan program pendidikan dan pengajaran dengan berbagai cara untuk mengevaluasi, memperbaiki dan melanjutkan sistem pendidikan yang baik di Pondok Pesantren Modern Al-Mizan. Cita-cita selanjutnya adalah pendirian Institut Studi Islam Al-Mizan (ISIM) yang kini dalam proses administrasi pendirian. 

2. Kaderisasi

Sejarah timbul dan tenggelamnya suatu usaha, terutama hidup dan matinya pondok-pondok di tanah air, memberikan pelajaran kepada para pendiri Pondok tentang pentingnya perhatian terhadap kaderisasi. Sudah banyak riwayat tentang pondok-pondok yang maju dan terkenal pada suatu ketika, tetapi kemudian menjadi mundur dan bahkan mati setelah pendiri atau kyai pondok itu meninggal dunia. Di antara faktor terpenting yang menyebabkan kemunduran ataupun matinya pondok-pondok tersebut adalah tidak adanya program kaderisasi yang baik.

Bercermin pada kenyataan ini, Pondok Pesantren Modern Al-Mizan memberikan perhatian terhadap upaya menyiapkan kader yang akan melanjutkan cita-cita Pondok.

3. Pergedungan

Jangka ini memberikan perhatian kepada upaya penyediaan prasarana dan sarana pendidikan dan pengajaran yang layak bagi para santri. Pembangunan yang didasari pada kebutuhan santri menjadi hal yang tidak terelakkan dan akan terus diusahakan oleh pondok, sesuai dengan kemampuan dan kondisi yang ada.  

4. Chizanatullah

Di antara syarat terpenting bagi sebuah lembaga pendidikan agar tetap bertahan hidup dan berkembang adalah memiliki sumber dana sendiri. Sebuah lembaga pendidikan yang hanya menggantungkan hidupnya kepada bantuan pihak lain yang belum tentu didapat tentu tidak dapat terjamin keberlangsungan hidupnya. Bahkan hidupnya akan seperti ilalang di atas batu, “Hidup enggan, mati tak mau”.

Oleh karena itu, Pondok Pesantren Modern Al-Mizan juga mendirikan unit-unit usaha pondok seperti Jordan Resto Al-Mizan, Al-Mizan Bakery, Al-Mizan Tour & Travel, Konveksi Al-Mizan, Koperasi, Kantin, dan lain-lain. 

5. Kesejahteraan Keluarga Pondok

Jangka ini bertujuan untuk memberdayakan kehidupan keluarga-keluarga yang membantu dan bertanggungjawab terhadap hidup dan matinya Pondok secara langsung, sehingga mereka itu tidak menggantungkan penghidupannya kepada Pondok. Mereka itu hendaknya dapat memberi penghidupan kepada Pondok. Sesuai dengan semboyan : “Hidupilah Pondok dan jangan menggantungkan hidup kepada Pondok”.